Sumber berita: KOMPAS. N0 48 THN-54 RABU 15 AGUSTUS 2018

Sumber foto: Kompas.com

Anies Cari Wagub yang Bisa Kerja Sama

PEMERINTAHAN

JAKARTA, KOMPAS - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, proses pergantian Wakil Gubernur DKI masih berlangsung sehingga belum muncul nama pengganti. Meski begitu, Anies menyatakan ia memilih pengganti yang bisa .diajak kerja sama.

Seusai berkegiatan di Lapangan Monumen Nasional '(Monas), Selasa (14/8/2018), Anies menjelaskan, saat ini prosedur yang sudah terjadi adalah sudah ada pernyataan berhenti dari wakil gubernur. Gubernur sudah mengirim surat itu ke DPRD DKI. ’’Tapi, proses penggantian baru bisa dilakukan ketika presiden menetapkan, Bapak Sandiaga Salahudin Uno tidak lagi menjadi Wakil Gubernur,” ujarnya.

Sementara sambil menunggu proses pergantian selesai, Anies mengatakan, pengganti Sandiaga Uno ia berharap mendapatkan sosok yang bisa ia ajak kerja sama

’’Pokoknya siapa saja, saya siap tugas. Saya percaya, kalau sudah di jenjang seperti ini, ini bukan perasaan, ini tentang delivery kerja profesional, jadi saya percaya yang diusulkan pasti mereka siap bekerja tuntas, kerja keras,” ujarnya.

Saat ditanya tentang kriteria calon pengganti Sandiaga Uno, Anies menjawab, kriteria pengganti sesuai undang-undang.

Lalu saat ditanyakan apabila calon pengganti Sandiaga adalah mantan narapidana korupsi, Anies menjawab, ’’Saya selalu ditanya sesuatu yang spekulatif, nanti kalau ada nama baru saya sampaikan. Tapi, saya percaya partai pasti akan mengusulkan nama yang mereka tahu persis bisa bekerja di Jakarta. Seperti kemarin, saya bermitra dengan Pak Sandi, pasti. I have no worri es,” ujar Anies.

Terkait situasi sendirian memimpin Jakarta, Anies mengaku sedikit kerepotan. ’’Repotnya cuma satu, kalau ada acara yang enggak bisa bagi disposisi untuk mewakili. Nanti ada jadwal yang lari. Biasanya saya titipin Bang Sandi, ada lari, berenang. Sekarang, saya mau titipin siapa coba,” katanya

Surrtarsono, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, menjelaskan, tahapan penggantian wakil gubernur butuh lebih kurang 2 bulan.

Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta Muhammad Yuliadi mengatakan, hingga kemarin belum ada jadwal rapat paripurna untuk pengunduran Sandiaga Uno dari posisi Wakil Gubernur DKI. Jadwal rapat masih akan dibahas di Badan Musyawarah DPRD yang menurut rencana digelar pekan ini.(HLN/IRE)

 

menu
menu