Sumber berita: KOMPAS. N0 41 THN-54 SELASA 07 AGUSTUS 2018

Sumber foto: KOMPAS/WISNU WIDIANTORO (NUT) | Presiden Joko Widodo berbincang dengan atlet dan pengurus cabang olahraga jetski saat meninjau arena jetski di Ancol, Jakarta, Senin (6/8/2018). Presiden menilai, tiga arena yang ditinjau hari itu, yaitu arena pencak silat, layar, dan jetski, telah siap digunakan untuk Asian Games 2018

ASIAN GAMES: Presiden Optimistis Target Terlampaui

JAKARTA, KOMPAS – Presiden Joko Widodo menilai, atlet Tanah Air telah siap menghadapi Asian Games XVIII 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang. Karena itu, Kepala Negara optimistis kontingen Indonesia akan mampu melampaui target perolehan medali pada perhelatan olahraga negara-negara Asia yang dimulai secara resmi pada 18 Agustus itu.

Optimisme tersebut disampaikan Presiden Jokowi setelah melihat langsung para atlet pencak silat berlatih di Pedepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (6/8/2018) pagi. Keyakinan Jokowi pun bertambah kuat setelah melihat para atlet jetski berlatih di Pantai Ancol, Jakarta, Senin siang.

”Latihan itu tidak dilakukan satu-dua hari, tetapi sudah tahunan, jangka panjang. Kita tinggal memetik hasil kalau latihan-latihan itu betul-betul bagus,” kata Presiden Jokowi seusai meresmikan arena olahraga layar dan jetski di Ancol, Jakarta.

Kepala Negara optimistis target dua medali emas untuk cabang jetski dapat terlampaui. Begitu pula target dua medali emas untuk cabang layar diyakini akan terpenuhi.

Sebelum meresmikan arena layar dan jetski, Presiden Jokowi bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyambangi tiga atlet jetski yang tengah berlatih. Salah satunya adalah Aero Sutan Aswar, atlet yang pada 2014 berhasil menjadi juara dalam kejuaraan jetski internasional World Finals di Danau Havasu, Arizona, Amerika Serikat, yang dianggap sebagai kejuaraan dunia jetski.

Selain layar dan jetski, Kepala Negara juga meyakini Indonesia dapat meraih banyak medali dari cabang pencak silat. Jika sebelumnya Menpora menargetkan dua medali emas dari cabang pencak silat, Presiden Jokowi meyakini para atlet bisa meraih lebih dari dua emas.

”Tadi Menpora menyampaikan kepada saya, targetnya minimal dua emas. Tapi saya meyakini, dengan latihan yang sudah diperlihatkan, semuanya akan (meraih) lebih dari dua emas,” ujarnya.

Presiden mengapresiasi atlet pencak silat yang giat berlatih. Selama lebih kurang tiga tahun, para atlet ditempa untuk menghadapi Asian Games. Karena itu, Presiden Jokowi meyakini, Indonesia dapat mendulang banyak medali emas dari cabang pencak silat.

Setelah arena layar dan jetski, sejumlah arena untuk Asian Games 2018 dan sarana pendukung di kawasan Gelora Bung Karno juga dinyatakan selesai dibangun. Beberapa di antaranya adalah arena squash dan sofbol/bisbol serta patung Bung Karno, kaldron, dan lapangan parkir. (NTA)

menu
menu