Sumber berita: KORAN SINDO, NO 4655 THN 32, KAMIS 7 JUNI 2018

Sumber foto: KORAN SINDO, NO 4655 THN 32, KAMIS 7 JUNI 2018

BareskrimSita40.000TonGaram Industri

GRESIK - Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan garam industri di dua gudang di kawasan Manyar, Gresik, Jawa Timur yang dijual ke masyarakat. Garam yang disita dari gudang tersebut sebanyak 40.000 ton atau setara Rp40 miliar.Wakil Direktur Tindak Pida-na Ekonomi dan Khusus (Tipi- deksus) Bareskrim Polri Kom- bes Pol Daniel Tahi Monang Sili- tonga mengatakan, garam industri tersebut berasal dari India dan Australia. Peruntukannya untuk pengasinan ikan atau industri. Garam tersebut dikemas dalam ukuran kecil (kemasan) 750 dan 450 gram dengan harga Rpl.500perbungkus.

Daniel menuturkan, garam- garam tersebut diimpor sejak Februari hingga Maret 2018 dan masuk Gresik melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. ’’Melihat impor yang dilakukan pada Maret atau menjelang bulan Ramadan ini mungkin bisa dikaitkan juga untuk momen Lebaran,” kata Daniel di lokasi gudang, Gresik, Jawa Timur, kemarin.

Menurut dia, garam-garam tersebut dipasarkan dengan dua jenis merek yang berbeda, yaitu Gadjah Tunggal dan Garam Indonesia. ”Dua merek garam ini kita temukan di Jakarta. Di Surabaya jugaada,”terangDaniel.

Dalam kasus ini diketahui ada dua perusahaan yang terlibat, yaitu PT Garindo Sejahtera Abadi dan PT Mitra Tunggal Swakarsa. Polisi telah menahan dua orang tersangka. ’’Keduanya adalah KAG sebagai direktur PT Mitra Tunggal Swakarsa dan'MA se
bagai direktur PT Garindo Sejahtera Abadi,” sebutnya.

Daniel menjelaskan, setelah diperiksa di laboratorium, kadar NaCl garam industri sangat tinggi sekitar 97%, sementara kadar yodium hanya 22%. ’’Yang sehat itu di atas 30% atau 40% kadaryodiumnya,” ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dua tersangka dijerat Pasal 120 ayat (1) jo Pasal 53 ayat (1) huruf b UU Nomor3Tahun2014tentangPer- industrian, Pasal 144 jo Pasal 147 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Pasal 62 jo Pasal 8 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1999 tentangPerlindunganKonsumen dan/atau Pasal 2 dan atau Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan/atau Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun2010tentangTPPUjoPasal 55danPasal56KUHP.”Ini sedang kita dalami siapa pemilik gudangnya,” tutup Daniel.

Penggerebekan gudang garam ini mendapat dukungan petani garam Madura yang tergabung dalam Forum Petani Garam Madura (FPGM). Dukungan itu berwujud aksi membentangkan spanduk di depan gudangyangdisegelMabes Polri.

Spanduk itu di antaranya bertuliskan ’’Kami Mendukungpetani. Maka karena ribuan ton garam di gudang ini disegel, berarti ada keuntungan lagi bagi petani,” tegas dia.

Diakui, sejak produksi pertama Mei 2018, permintaan garam dari petanidiMadura, Gresik, Probolinggo, serta di daerah Jawa Timur lainnya berkurang. Padahal, harganya tidak menentu, kisaranRp2.500perkilogram.

  • lukman hakim/ ashadiiksan
menu
menu