Sumber berita: KOMPAS. N0 43 THN-54 KAMIS 09 AGUSTUS 2018

Sumber foto: Okezone.com

DKI Siapkan Ribuan Kendaraan Atlet

Sepuluh hari menjelang pembukaan Asian Games, ribuan kendaraan untuk transportasi atlet, ofisial, dan penonton di Jakarta sudah siap digunakan.

 

JAKARTA, KOMPAS - Sejumlah 1.681 unit kendaraan disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018 di DKI Jakarta. Ada pula puluhan mobil derek yang disiapkan di sejumlah titik.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Andri Yan- syah mengatakan, 1.681 kendaraan itu terdiri dari 1.429 kendaraan roda empat dan 252 kendaraan roda dua untuk kendaraan pemandu.

"Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan pengadaan kendaraan dinas operasional untuk mendukung Asian Games,” kata Andri Yansyah seusai apel kesiapan sarana dan prasarana transportasi Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Lapangan Selatan Monas, Jakarta, Rabu (8/8/2018). Apel ini untuk menyatakan kesiapan DKI mendukung transportasi Asian Games.

Adapun untuk mobil derek, Dinas Perhubungan DKI mengadakan 45 unit ditambah dengan 47 unit yang sudah ada Di luar itu, ada pula 120 bus yang disediakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mobilisasi anak sekolah menonton pertandingan Asian Games. Sebanyak 50 bus di antaranya merupakan pengadaan baru.

Andri mengatakan, untuk mendukung kegiatan ofisial dan tamu negara, pihaknya juga menyewa 1.038 mobil Mercedes Benz, Inova, Hiace, dan mobil boks. Mobil-mobil sewaan ini untuk angkutan tamu negara hingga mengangkut peralatan barang dan peralatan atlet.
Sementara itu, PT Transportasi Jakarta juga mendukung dengan 350 bus untuk mobilisasi atlet dan ofisial serta 1.700 unit bus untuk transportasi warga menuju arena pertandingan. ’’Kami gratiskan (tiket bus) di hari libur dan hari Minggu,” kata Andri.

Berdasarkan evaluasi sementara, sepekan setelah pemberlakuan perluasan ganjil-genap disertai sanksi, kecepatan kendaraan di jalur-jalur yang dilalui rombongan Asian Games meningkat sekitar 30 persen. Waktu tempuh pun lebih cepat berkisar 25-30 persen.

Siswa jadi suporter
Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Waluyo mengatakan, 25.300 siswa dari 130 sekolah akan dikerahkan menjadi suporter khusus kon-' tingen Indonesia di Asian Games. Mereka akan dikirim ke 20 cabang olahraga yang berpotensi menyumbangkan medali untuk Indonesia.

"Jadi, kedatangan mereka (siswa) nanti memang untuk memberi semangat pada kontingen Indonesia serta memperluas wawasan mereka di event yang belum tentu ada lagi di Jakarta dalam puluhan tahun ke depan,” katanya

Untuk itu, kata Waluyo, jadwaT dan mekanisme penjemputan para siswa ini sudah dirancang. Siswa yang akan dikirim adalah siswa SMP dan SMA dan sederajat yang sekolahnya terletak paling dekat dengan arena pertandingan.

Sementara itu, sebanyak 70 sekolah diliburkan.

Persiapan Ancol
Sementara pengelola Taman Impian Jaya Ancol akan menerapkan pelayanan pengunjung dan pengamanan sesuai standar akhir pekan selama Asian Games. Selain untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, Ancol juga menjadi lokasi pertandingan jet- sky dan layar dalam Asian Games.

Standar akhir pekan berlaku selama 17 Agustus-2 September.
Salah satu yang disiapkan adalah peningkatan jumlah petugas keamanan selama Asian Games.

"Akhir pekan, total 159 petugas keamanan. Jumlah pada hari biasa tinggal 120 orang,” kata Vice President Taman Impian Jaya Ancol Sunarto, dalam jumpa media di Ancol, Jakarta Utara, kemarin.

Petugas keamanan dari Ancol, menurut Sunarto, tidak bertugas mengamankan di arena pertandingan karena pengamanan di area tersebut masuk ranah kepolisian serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Pihaknya hanya bertanggung jawab untuk kawasan wisata di luar arena pertandingan. Meski demikian, lanjut dia, standar pengamanan kawasan wisata pun ditingkatkan, antara lain menggunakan pendeteksi logam.

Pengelola Ancol juga menambah jumlah bus wara-wiri yang bisa digunakan secara gratis oleh pengunjung Ancol. Pada hari biasa, jumlah bus yang beroperasi hanya tiga unit. Dengan standar akhir pekan, jumlah bus yang dioperasikan menjadi tujuh unit. Jumlah bus ini masih bisa bertambah berdasarkan pemantauan kebutuhan di lapangan.

Suharto menambahkan, penonton pertandingan jetsky Asian Games 2018 masih harus membayar lagi tiket masuk Ancol, yang terpisah dari tiket masuk arena pertandingan. Harga tiket.reguler Rp 25.000 per orang, tiket masuk mobil Rp 25.000, dan sepeda motor Rp 15.000.

Adapun penonton cabang olahraga layar tidak perlu membayar tiket masuk Ancol karena arena berlokasi di luar kawasan rekreasi. (IRE/J OG/WIN/PIN/B AY)

 

 

menu
menu