Sumber berita: KOMPAS, NO 036 THN 54 KAMIS 02 AGUSTUS 2018

Sumber foto: Kompas.com

Dua Panglima Kodam Diganti

PERTAHANAN

JAKARTA, KOMPAS - Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto mengangkat Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Mohammad Sabrar Fadhilah sebagai Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan dan Mayjen Teguh Arief Indratmoko sebagai Panglima Kodam Iskandar Muda. Mereka dimutasi bersama 36 perwira TNI sesuai SK Panglima TNI Nomor Kep/745/VII/2018 tanggal 31 Juli 2018,

Fadhilah dan Teguh merupakan perwira lulusan Akademi Militer tahun 1988. Adapun Staf Ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (TNI) Santos Gunawan Ma- tondang, yang lulus Akmil tahun 1987, ditunjuk sebagai Kepala Puspen TNI.

Fadhilah pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angikatan Darat dan ajudan Wakil Presiden Boediono. Adapun Teguh merupakan mantan Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden dan Staf Ahli Panglima TNI.

’’Mutasi dilakukan untuk kebutuhan organisasi karena memang butuh penyegaran, ada yang pensiun, ada pula yang diberi kesempatan mengemban tugas yang lain,” ujar Fadhilah.

Sementara itu, Mayjen Abdul Hafil Fuddin dan Mayjen Ibnu Triwidodo dimutasi menjadi Staf Ahli Panglima TNI. Mereka merupakan lulusan Akmil 1985.

Dalam mutasi ini, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Muda A Octavian dimutasi menjadi Komandan Sekolah Staf Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal). Octavian bertukar tempat dengan Laksda Sulistiyanto.

Kompetensi
Secara terpisah, pengamat militer Susaningtyas Nefo Handa- yani Kertopati mengatakan, proses mutasi tetap harus mengutamakan kompetensi dan level kepangkatan yang cukup sehingga promosi akan semakin memperkuat organisasi. (BOW/HAM)

 

menu
menu