Sumber berita: KOMPAS, NO 021 THN 54, RABU 18 JULI 2018

Sumber foto: Ilustrasi

DUGAAN SUAP:KPK Tangkap Bupati Labuhan Batu

JAKARTA, KOMPAS - Bupati Labuhan Batu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (17/7/2018). Pangonal menjadi kepala daerah ke-98 yang berurusan dengan KPK karena diketahui menerima suap dari pihak swasta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Gedung KPK Jakarta, Selasa, mengonfirmasi penangkapan yang dilakukan terhadap salah satu kepala daerah kabupaten di Sumatera Utara. ’’Benar. Ada kegiatan di Labuhan Batu dan Jakarta. Sekitar lima orang diamankan, terdiri dari unsur kepala daerah dan pihak swasta,” ujar Febri.
Pangonal ditangkap di Bandar Udara Soekarno-Hatta saat yang bersangkutan berada di Jakarta. Dalam operasi ini, tim penyidik KPK menyita uang sebanyak Rp 500 juta yang diduga diberikan pihak swasta kepada bupati sebagai bagian dari komitmen/ee proyek pekerjaan umum dan perumahan rakyat.

Kendati demikian, rincian proyek itu belum dibeberkan. Saat ini, Pangonal telah dibawa ke Gedung KPK Jakarta menjalani pemeriksaan awal selama 1 x 24 jam untuk kemudian ditentukan statusnya.

Pangonal terpilih sebagai Bupati Labuhan Batu dalam Pilkada 2015. Bukan hanya sekali ini KPK menindak kepala daerah di wilayah Sumut. Setidaknya ada sepuluh kepala daerah yang sudah berurusan dengan KPK sebelum Pangonal. Mereka adalah Gubernur Sumut Samsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho, Wali Kota Medan Abdillah.

Wali Kota Pematang Siantar Robert Edison Siahaan, Wakil Wali Kota Medan Ramli Lubis, Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara, Bupati Nias Binahati Baeh, Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laila, Bupati Tapanuli Tengah Bonaran Situmeang, dan Bupati Batubara OK Arya Zul- kamain. (IAN)

menu
menu