Sumber berita: KOMPAS, NO 328 THN 53, SENIN 4 JUNI 2018

Sumber foto: KOMPAS, NO 328 THN 53, SENIN 4 JUNI 2018

Elite Partai Golkar Akan Kooperatif

JAKARTA, KOMPAS —Komisi Pemberantasan Korupsi akan meminta keterangan sejumlah elite politisi Partai Golkar sebagai saksi dalam rangka pengembangan kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik pekan ini. Pengurus Partai Golkar menyatakan, elitenya akan kooperatif memenuhi panggilan KPK dan menjamin bahwa sumber dana kepartaian tidak melanggar hukum.

Salah satu elite Golkar yang akan dimintai keterangan adalah Ketua DPR Bambang Soesatyo. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (3/6/2018), mengatakan, DPP Golkar meyakini Bambang tidak terlibat dalam kasus korupsi KTP-el. ’’Sebagai warga negara yang baik, Pak Bambang Soesatyo pasti akan bersikap kooperatif dengan KPK untuk dimintai keterangannya. Kami percaya beliau tidak terlibat dengan kasus tersebut,” kata Ace.

Sementara itu, Bambang be
lum bersedia memberikan komentar terkait jadwal pemanggilannya Oleh KPK pekan ini. Sejumlah panggilan dan pesan singkat yang dikirim tidak ditanggapi Bambang.

Sebelumnya, KPK menemukan dugaan aliran dana proyek KTP-el untuk membiayai kegiatan Partai Golkar di Jawa Tengah. Sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Jawa Tengah, seperti Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jateng M Iqbal Wibisono dan Bendahara DPD I Partai Golkar Jateng tahun 2012 Bambang Eko Suratmoko, telah diperiksa.

Juru Bicara KPK Febri Di- ansyah mengatakan, sejumlah anggota DPR akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung pekan ini. Mereka antara lain Bambang Soesatyo, Melchias Markus Mekeng, dan Aziz Syam- suddin.

’’Penyidik membutuhkan klarifikasi,” kata Febri. (IAN/AGE)

 

)

 

 

 

 

 

 

 

 

menu
menu