Sumber berita: KORAN SINDO, NO 4654 THN 12, RABU 6 JUNI 2018

Sumber foto: KORAN SINDO, NO 4654 THN 12, RABU 6 JUNI 2018

HT Serahkan Ambulans kepada Peraih Penghargaan Pahlawan untuk Indonesia

JAKARTA - Chairman'M N C Group Hary Tanoesoedibjo (HT) menyerahkan bantuan ambulans untuk Jamiin, peraih penghargaan Pahlawan untuk Indonesia 2015 yang telah 18 tahun merawat 4.000 penderita gangguan jiwa.

“Kami berikan ambulans MNC Studios, Jakarta, kemarin, supaya lebih maksimal mem- MNC Group memberikan bantu masyarakat dengan ambulans dengan fasilitas leng- gangguan kejiwaan agar bisa kap tersebut melalui MNC Peduli kembali kepada masyarakat kepada Yayasan Penuh Warna seperti semula,” ungkap HT di yang didirikan Jamiin. Bagi HT,

Jamiin adalah sosok luar biasa karena maumengabdikanhidup- nya untuk penderita gangguan kejiwaan. Merawat ribuan orang hingga mereka bisa kembali lagi kepada masyarakat, bekerja, dan mandiri. Menurutnya, jasa Ja- miintidakakanpemahdilupakan orang.

Bantuan ambulans HT tersebut disambut haru Jamiin. Pria asal Jombang, Jawa Timur, itu bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan HT dan MNC Group. “Saya sangat berterima masih kepada Pak Hary Tanoe
yang sudah membantu saudara- saudarakamiyangkurangberun- tung di Jombang, saya meng- harapkanPakHaryTanoebisaha- dir ke tempat saya,” tutur Jamiin.

Jamiin mulai mengabdikan dirinya membantu menyembuhkan penderita gangguan kejiwaan sejak tahun 2000 dimulai dari rumah ke rumah. Biayanya dia kumpulkan dari hasil berkebun dan warung makan miliknya. Kemudian barulah dia membangun Yayasan Penuh Warna Griya Cinta Kasih yang berada di Desa Sumber-
mulyo, Kecamatan Jogorot, Jombang. “Dari dulu sampai sekarang, ada sekitar 4.000 orang,” ungkap pendiri Yayasan Penuh Warnaitu.

Ekonomi diakuinya sebagai salah satu faktor utama penyebab gangguan kejiwaan. Selain Jombang, Jamiin merawat penderita gangguan kejiwaan dari Nganjuk dan beberapa daerah lainnya di Jawa Timur. Tidak hanya dirawat, mereka juga diberi keterampilan dengan pelatihan-pelatihan sehingga ketika kembali kepada mas-
yarakatbisamandiri. “Di tempat kami diajarkan bekerja, jadi begitu sembuh bisa menghidupi dirinya sendiri. Bisa diterima masyarakat,” kata Jamiin.

Peraih gelar Pahlawan untuk Indonesia kategori Kesehatan oleh MNC Group itu merawat para penderita gangguan jiwa seperti keluarga sendiri. Di rumah yang berdiri di atas tanah pribadinya seluas 6.500 M2, Jamiin dengan tulus merawat mereka mulai dari memandi kan, memberi makan, hingga melakukan terapi dengan ke
giatan-kegiatan keagamaan.

Pada waktu senggang, Jamiin mendekati para anak asuhnya ini untuk sekadar mengajak mengobrol atau mencurahkan isi hatinya. Jamiin mengaku proses terapi yang dilakukannya tidak dengan obat-obatan atau terapi formal, tetapi dengan melakukan pendekatan psikologis. Pasien yang sudah bisa berkomunikasi diberi kegiatan positif, seperti bekerja bangunan, berkebun, dan sejumlah kegiatan sosiallainnya.

  • binti mufarida
menu
menu