Sumber berita: KOMPAS, NO 329 THN 53,SELASA 5 JUNI 2018

Sumber foto: KOMPAS, NO 329 THN 53,SELASA 5 JUNI 2018

Kuatkan Lagi Komitmen Membela Bangsa

Para ulama mengajak organisasi keislaman dan masyarakat umum membela negara dari segala bentuk ancaman. Ajakan itu dinilai relevan di tengah merebaknya intoleransi dan wacana transnasionalisme yang bisa mengancam NKRI.

Amin.

Relevan

Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra menyambut baik ajakan bela negara di tengah kondisi bangsa yang menghadapi ancaman luas. Di media sosial banyak muncul dan orang-orang yang mempersoalkan Pancasila dan NKRI atas nama agama Ajakan ini sangat relevan di tengah berkembangnya wacana transnasionalisme yang bisa mengorbankan NKRI dan Pancasila.

- ’’Ijtima ulama ini bisa disosialisasikan pemerintah bekerja sama dengan MUI ke kalangan penceramah agama, para dosen dan guru, serta kelompok strategis kepemimpinan mahasiswa di tingkat universitas dan fakultas agar mereka tidak terkontaminasi paham antibangsa dan NKRI,” kata Azra.

Direktur Eksekutif Maarif Institute Muhammad Abdullah Darraz menilai, ajakan ulama itu sesuai konteks bangsa yang sedang terancam intoleransi dan perpecahan di tingkat akar rumput. Namun, dia berharap ajakan bela negara tidak dimaknai dalam bentuk fisik, tetapi bersifat kultural berupa imbauan keagamaan yang berorientasi pada memperkuat persaudaraan dalam Islam, berbangsa, dan kemanusiaan. Ia juga berharap upaya memajukan dan melindungi umat dan negara juga mencakup kelompok-kelompok minoritas. (GAL)

 

menu
menu