Sumber berita: INVESTOR DAILY, RABU 6 JUNI 2018

Sumber foto: INVESTOR DAILY, RABU 6 JUNI 2018

Libur Lebaran, BRI dan BCA Buka Layanan Terbatas

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tetap melayani nasabah dengan membuka unit keija secara operasional menjelang Lebaran. Hal tersebut untuk mempermudah masyarakat yang ingin melakukan aktivitas perbankan pada hari libur Lebaran.

Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan, pihaknya tidak hanya membuka unit kerja secara operasional pada hari libur, namun juga menyiapkan beberapa hal terkait persediaan uang kas, dan operasional lainnya. Pada hari libur tanggal 11-12 Juni 2018, pihaknya akan membuka 229 unit keija.

“Pada libur tanggal 15-17 Juni juga ada 229 unit keija yang buka melayani masyarakat. Kemudian, tanggal 18-20 Juni juga masih ada 229 unit keija yang tetap buka,” jelas Suprajarto pada Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/6).

Selain itu, dia menyebut, saat ini terdapat24.283 mesin ATM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan transaksi perbankan. Untuk mesin EDC yang tersedia sebanyak 138.501 mesin yang dapat digunakan masyarakat di merchant yang bekerja sama dengan BRI. Pihaknya juga menyediakan uang tunai sebesar Rp 62 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai nasabah pada saat libur Lebaran.

Di samping itu, sebanyak 220.220 agen

 

BRILink juga akan tetap melayani nasabah BRI selama libur Lebaran. Perseroan juga membuka 32 posko mudik yang tersebar di Indonesia, mayoritas di wilayah Jawa dan Sumatera.

‘Total seluruhnya ada 463 unit keija, termasuk kami kerahkan 40 e-buzz yakni bus untuk melayani nasabah, di dalamnya ada ATM, customer service dan juga teller bank. Kemudian, juga ada 412 teras mobile, yakni lebih kecil dari e-buzz yang tidak ada ATM di dalamnya,” terang Suprajarto.

Perseroan juga menyiapkan uang elektronik BRIzzi yang dapat digunakan untuk transaksi di merchant dan untuk mengisi bahan bakar. BRIzzi juga dapat digunakan untuk naik moda transportasi seperti transjakarta, transjogja dan lainnya. “BRIzzi sudah dapat diterima di 40 ruas tol saat ini,” lanjut dia.

Pada kesempatan itu, Direktur BCA Erwan Yuris Ang mengatakan, pada 11-12 Juni BCA akan membuka 106 kantor cabang secara terbatas untuk melayani masyarakat. Sedangkan pada 19-20 Juni 2018, pihaknya akan membuka lebih banyak kantor cabang, yakni 136 kantor cabanng. “Sebab, pada tanggal tersebut bank sentral juga sudah membuka kantor operasional secara terbatas,” kata Erwan.

Dia mengungkapkan, setiap hari pada libur Lebaran, masyarakat dapat melakukan transaksi perbankan melalui 17.600 mesin ATM
yang tersebar di Indonesia yang beroperasi 24 jam. Terkait adanya pertanyaan dari nasabah, halo BCA juga masih akan melayani nasabah pada hari Ubur Lebaran.

Mengenai persediaan uang tunai, perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp 45 triliun yang digunakan untuk mengelola di semua ATM. Dari nilai tersebut, uang tunai yang diambil dari Bank Indonesia (BI) sebesar Rp 5 triliun. “Hal-hal lain yang berjalan seperti mesin EDC, kartu kredit di seluruh kota besar maupun kecil tetap akan berfungsi dengan baik. Termasuk Flazz akan berfungsi sebagaimana mestinya, sistem akan tetap aktif,” lanjut dia.

Direktur BCA Santoso menambahkan, terkait keamanan, pihaknya berusaha mencegah teijadinya fraud, yakni dengan memakai kecanggihan teknologi. Terlebih lagi, saat ini perseroan mencatatkan 25% dari total kartu debit telah menggunakan teknologi chip yang dapat meminimalisir risiko skimming. Dengan begitu, perseroan juga telah membuat hampir semua mesin ATM dan EDC bisa menggunakan kartu ATM atau debit yang memakai chip.

“BCA sudah menghidupkan 99% ATM diap menerima ATM Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) ber-chip dari kartu debit bank manapun. EDC kami sebanyak 460 ribu juga telah siap menerima kartu debit GPN btr-chip itu,” papar Santoso. (nid)

menu
menu