Sumber berita: BOLA, SELASA 31 JULI 2018

Sumber foto: Humas.id

Masa Depan Bowling Indonesia

JAKABARING BOWLING CENTER

(AG) 2018 akan digelar di Palembang. Cabang akurasi ini bakal diselenggarakan di arena yang baru dibangun, yakni Jakabaring Bowling Center, pada 22-27 Agustus mendatang.

APRELIA WULANSARI

Jakabaring Bowling Center terletak di Jakabaring Sport City (JSC) yang merupakan kompleks fasilitas olahraga di Sumatera Selatan. Arena yang dibangun sejak 2016 ini telah dibuka pada awal tahun ini dan telah dibuka untuk umum. Bahkan, beberapa test event sudah diselenggarakan di gelanggang yang dibangun di atas lahan sebesar 4.200 meter persegi tersebut.

Jakabaring Bowling Center ini merupakan arena boling yang memiliki 40 lintasan yang menggunakan peralatan dari AMF (AmericanMachine and Foundry) yang adalah perusahaan penyedia peralatan boling dari Amerika Serikat.

Para atlet pelatnas telah menjajal lintasan boling di Jakabaring Bowling Center. Ryan Lalisang dkk. pun sangat senang karena Indonesia memiliki arena boling yang baru dan bisa digunakan untuk pelatnas.

“Indonesia memiliki fasilitas boling yang megah seperti ini menjadi hal positif untuk perkembangan pelatnas dan juga hal positif untuk semakin mempopulerkan boling di masyarakat,” ucap Thomas Tan, pelatih pelatnas boling Indonesia kepada BOLA.

Bangunan dua lantai ini pun sekaligus menjadi hal baru bagi masyarakat Palembang. Salah satu pengunjung di Jakabaring Bowling Center, Bambang, mengakui bahwa ini kali pertama dia masuk ke venue boling.

“Saya pertama kali melihat orang bermain boling dan pertama kali melihat para atlet pelatnas. Biasanya hanya di televisi. Mungkin selanjutnya saya akan mencoba bermain,” tuturnya.

Ya, dibukanya pusat boling di JSC ini memang memiliki program jangka panjang, yakni semakin mempopulerkan boling yang sekaligus akan semakin rutin menggelar turnamen boling internasional di Palembang.

“Awalnya, kami membangun arena boling ini karena di Jakarta tak ada tempat yang sesuai. Venue ini juga memiliki program jangka panjang yang banyak, yakni bisa menggelar turnamen- turnamen internasional.

Selain itu, olahraga ini bisa dimainkan oleh keluarga dan menjadi tempat yang baik untuk berkumpul,” tutur Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan.

Bangunan
Gelanggang boling yang memiliki area parkir yang cukup luas ini juga dipercantik dengan dua buah pilar besar yang berbentuk pin boling serta terdapat bola boling di bagian atap di pintu masuk utama.

Area penonton di lantai dua juga dibuat nyaman agar para penonton bisa menyaksikan pertandingan dengan baik. Pencahayaan yang oke serta desain bangunan yang memiliki banyak kaca ini membuat Jakabaring Bowling Center terlihat bercahaya di kala siang ataupun malam.

Bangunan yang terlihat moderen dan megah ini T menyerap biaya pembangunan 69 miliarrupiah. Total biaya itu berasal dari sebesar 27 miliar rupiah untuk gedung dan lanskap yang merupakan sumbangan dari Sinar Mas Group dan 42 miliar rupiah dari PT Pertamina untuk peralatan. •

menu
menu