Sumber berita: OTOMOTIF, EDISI 09 XXVIII 12-18 JULI 2018

Sumber foto: Mobil123.com

Masih Terganggu Dolar

Hyundai

PT. Hyundai Motor Indonesia belum lama ini melakukan refreshment terhadap produk MPV Premiumnya yakni New Hyundai H-1. Produk yang dikeluarkan pertama kali pada 2008 ini tampil elegan dan lebih simpel.

Meski begitu, pihaknya belum mau mengumumkan informasi terkait harga dari produk unggulan pertama Hyundai tersebut. “Memang untuk harga H-1 yang baru masih belum kami luncurkan, karena rencananya di GIIAS (baru diumumkan, red),” ungkap Mukiat Sutikno, Presiden Direktur PT. Hyundai Mobil Indonesia (3/7).

la menerangkan, hal ini dilakukan untuk menjawab rasa penasaran dari konsumen yang sudah banyak bertanya tentang perkembangan hingga kemunculan New Hyundai H-1 tersebut. “Jadi produk terbaru kami ini bisa dikatakan lebih ke premiere media launch," lanjut Mukiat.

Salah satu pertimbangan yang dilakukan Hyundai dalam menentukkan harga adalah perkembangan nilai tukar dolar yang masih belum stabil. Menurutnya, ini sangat menentukkan meski produk yang diluncurkannya termasuk Completely Knock Down (CKD).

“Tetap, walaupun CKD ataupun full manufacturing pun kan basic materialnya kami masih impor. Ini yang menurut kami menjadi berpengaruh juga,” papar pria berkacamata tersebut.

Tidak hanya untuk domestik, namun New Hyundai H-1 juga bisa berkontribusi dalam pasar ekspor, la pun menargetkan untuk ekspor tahun ini bisa mencapai 2.600 unit. “Karena memang ekspor kami lebih besar dibandingkan untuk domestik,” tukasnya. • Dwi

menu
menu