Sumber berita: KOMPAS, NO 027 THN 54, SELASA 24 JULI 2018

Sumber foto: Kumparan.com

Massa Minta Anies Tuntas Jadi Gubernur

JAKARTA, KOMPAS—Warga yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota dan Serikat Becak Jakarta menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyelesaikan masa tugasnya selama lima tahun. Warga berharap janji politik yang sudah diteken Anies bisa diselesaikan.

Aspirasi itu disampaikan massa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/7/2018). Mereka di antaranya warga kampung kota, tukang becak, dan pedagang kaki lima. Langkah ini diambil setelah marak pemberitaan Anies digadang-gadang menjadi calon presiden atau calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Warga tidak mau jabatan gubernur kembali menjadi batu loncatan untuk kekuasaan yang lebih tinggi.

Koordinator aksi, Eny Rochayati (49), mengatakan, Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) berharap penataan 21 kampung di Jakarta tetap berjalan dan dilanjutkan. Saat ini warga sedang duduk bersama konsultan dan menggodok konsep penataan kampung dengan pendekatan community action plan (CAP).

Di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, misalnya, warga sudah mendirikan hunian sementara setelah sebelumnya digusur. Warga berharap kampung mereka dapat dibangun kembali dengan lebih baik sehingga tidak lagi menjadi kampung kumuh. Program penataan itu masuk dalam kontrak politik Anies-Sandi saat kampanye Pilkada Jakarta 2017. Salah satu kontrak politik adalah penataan dan legalisasi kampung, becak, dan pedagang kecil mandiri,

’’Kami tetap berharap Pak Anies menyelesaikan tugasnya di DKI Jakarta. Sebab, kami tidak memilih beliau untuk delapan bulan saja, tetapi untuk bekerja lima tahun,” ujar Eny.

Teddy (60), warga yang tinggal di Kampung Akuarium, berharap Anies konsisten menolak reklamasi pantai utara Jakarta Sebagai nelayan, ia menggantungkan penghasilan dari tangkapan ikan di Teluk Jakarta. ’’Takutnya kalau beliau maju sebagai presiden atau wakil presiden, janji-janjinya tak terealisasi. Kami trauma dengan gubernur terdahulu, janjinya mau menata kampung akuarium, tetapi akhirnya menggusur.”

Gubernur Anies menemui para demonstran di luar pagar Balai Kota. Anies menjamin, penataan kampung akan dituntaskan. Secara tersirat, Anies tidak menegaskan akan meno-* lak jika diusung sebagai calon presiden atau wakil presiden. .

’’Bicara tentang keberpihakan ini ideologis dan ini sesuatu yang ingin kita kerjakan di mana pun, kapan pun. Jadi, saya sampaikan, semua rencana akan kami jalankan. Memang tugasnya saya di Jakarta, saya Gubernur Jakarta, semua yang dijanjikan akan saya kerjakan,” ujar Anies. (DEA)

 

menu
menu