Sumber berita: KOMPAS, NO 017 THN 54, SABTU 14 JULI 2018

Sumber foto: Tirto.id

MUTASI TNI: Letjen Andika Perkasa Menjadi Pangkostrad

JAKARTA, KOMPAS - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengangkat Letnan Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Andika yang saat ini menjadi Komandan Diklat TNI AD itu menggantikan Letjen Agus Kriswanto yang memasuki masa pensiun.

Andika Perkasa adalah Akademi Militer angkatan 1987, Karier lelaki kelahiran 21 Desember 1964 ini diawali dan didominasi masa tugas di jajaran Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Di Kopassus, ia banyak bertugas di Satuan-81 Penanggulangan Teror dan Grup 3 Sandhi Yudha.

Selain berkarier di TNI, Andika juga mengenyam berbagai pendidikan mulai dari saijana ekonomi hingga doktor dari George Washington University, Amerika Serikat. Ia juga menge- nyanl berbagai pendidikan militer dari AS, seperti The Military College of Vermont, Norwich University dan National Defense University.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, Jumat (13/7/2018), mengatakan, mutasi di tubuh TNI adalah hal yang rutin. Penunjukan Letjen Andika Perkasa sebagai Pangkostrad telah melewati berbagai telaah serta mempertimbangkan kemampuan.

Andika pernah menjadi Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan. Ia juga pernah menjadi Kepala Dinas Penerang an TNI AD (Kadispenad), kemudian menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Presiden Joko Widodo dan sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura. Andika adalah menantu dari Jenderal (Hor) Hendropriyono.

Lewat Keputusan Panglima TNI pada tanggal 13 Juli tersebut, tercatat ada 29 perwira yang dimutasi. Enam orang di antaranya dari TNI AU, satu dari TNI AL, dan 22 dari TNI AD. Posisi Andika sebagai Komandan Diklat TNI AD akan digantikan rekan seangkatannya, Mayjen AM Pu- tranto yang kini menjadi Panglima Kodam Sriwijaya (EDN)

 

menu
menu