Sumber berita: INVESTOR DAILY, SELASA 5 JUNI 2018

Sumber foto: INVESTOR DAILY, SELASA 5 JUNI 2018

PDIP Seleksi Caleg secara Daring

JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuat terobosan dengan melakukan tes tertulis dan tes psikologi dalam jaringan (daring) dalam rangka seleksi untuk bakal calon anggota legislatif (caleg) secara serentak di beberapa daerah. Untuk daerah Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, baik untuk DPR maupun DPRD, acara digelar di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro 58, Jakarta, Senin (4/6).

“Setelah tercatat sebagai partai yang konsisten menjalankan manajemen mutu kepartaian melaui ISO 9001:2015 yang pertama di Asean, PDIP kembali mengambil langkah terobosan dengan seleksi bakal caleg mela
lui tes psikologi dan tes tertulis yang dilakukan secara daring. Tes dilakukan menggunakan aplikasi terapan yang dirancang khusus bekerja sama dengan para psikolog andal,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin (4/6).

Seleksi pada hari ini dilakukan secara serentak di Papua Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Gorontalo, DKI Jakarta, dan Sulawesi Barat. “Semua dilakukan secara daring,” ujarnya.

Dengan model tes seperti itu, para bakal caleg PDIP wajib membawa komputer jinjing (laptop) dan mengikuti tes psikologi. Hasto menyebutkan, dengan
tes seperti itu, Waktu yang digunakan peserta menjadi lebih singkat. “Bila menggunakan cara biasa, peserta bisa menghabiskan waktu hingga 6 jam. Namun, kalau dengan cara daring, hanya butuh waktu sekitar 3,5 jam,” ujarnya.'

Dikatakan, tes psikologi digelar untuk melihat aspek ideologi Pancasila, kepribadian, kepemimpinan, kemampuan menyelesaikan masalah, serta daya juang bakal caleg. “Peserta yang lolos akan mengikuti pembekalan caleg. Mereka akan diuji lagi kemampuannya di dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, dan representasi,” ujar Hasto.

 

Menurutnya, atas arahan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, partainya mencari sosok pemimpin untuk rakyat.

“Kami mencari putra dan putri bangsa yang kokoh membela serta mampu membumikan Pancasila, memiliki kesadaran kerakyatan yang kuat, cakap di bidangnya, akrab dengan iptek dan teknologi, serta mampu menggelorakan rasa cinta kepada Tanah Air, dan bertekad untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkebudayaan,” ujar dia.

Dia menuturkan, dengan cara daring itu partainya terus melakukan perbaikan, khususnya dalam manajemen partai, (bl)

menu
menu