Sumber berita: KOMPAS, NO 006 THN 54, RABU 04 JULI 2018

Sumber foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Istimewa)

Pejabat Intelijen Dapat Promosi

TENTARA NASIONAL INDONESIA

JAKARTA, KOMPAS - Gerbong mutasi dan promosi perwira di jajaran Tentara Nasional Indonesia bergerak lagi. Dalam Surat Keputusan Nomor 620/VII/2018 yang ditandatangani Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto, Senin (2/7/2018), tiga perwira menengah TNI mendapatkan promosi menduduki pos jabatan perwira bintang satu.

Mereka adalah Kolonel (Arm) Wing Handoko menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Selatan menggantikan Marsekal Pertama Hadi Suryono, Kolonel (CPM) Sucas- tiyono menjadi Kepala BIN Daerah Jawa Timur menggantikan Brigadir Jenderal Lukmanul Haqim, dan Kolonel (Kav) Gina Yoginda menjadi Direktur E Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menggantikan Brigjen ErwinSeptiansyah. Marsekal Pertama M Fajar Sumardijadji menjadi Direktur F Bais TNI menggantikan Brigjen Herawan Adji.

Ada 126 perwira TNI yang dimutasi kali ini dan sebagian besar merupakan perwira tinggi bintang satu. Sebanyak 25 orang memasuki masa pensiun dan 19 perwira lainnya tidak berubah posisi karena hanya divalidasi ulang akibat ada perubahan nomenklatur satuan, seperti Komando Armada Timur TNI Angkatan Laut menjadi Armada II dan Komando Armada Barat TNI AL menjadi Armada I.

’’Perlu ada surat keputusan untuk penegasan ulang penyebutan nama satuan. Para pejabat tidak berubah,” kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah, Selasa (3/7), di Jakarta

’’Penyegaran sangat penting bagi TNI agar bisa menghadapi dinamika perkembangan saat ini dan ke depan,” kata Fadhilah.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen Alfret Denny Tuejeh dipromosikan menjadi Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura. Alfret digantikan oleh Kolonel (Arh) Candra Wijaya.

Sekretaris Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Letnan Jenderal Yoedhi Swastono serta Rektor Universitas Pertahanan Letjen Yudhi Swastanto juga dimutasi dalam rangka pensiun.

Regenerasi
Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), lis Gindarsah, mengatakan, mutasi ini merepresentasikan regenerasi dan penyegaran kepemimpinan di tubuh TNI. (EDN)

 

menu
menu