Sumber berita: KONTAN, NO 3349 THN 12, RABU 6 JUNI 2018

Sumber foto: KONTAN, NO 3349 THN 12, RABU 6 JUNI 2018

Petrucci Nilai Marquez Layak Disanksi

MUGELLO - Pembalap Pramac Racing Danilo Petrucd menganggap Marc Marquez selayaknyamendapatkan sanksi. Penunggangkudabesi Ducati itu merasa dicurangi Marquez pada seri keenam MotoGP 2018 di Mugello, Italia, akhirpekanlalu.

Marquez ditudingjadi biang masalah setelah aksinya di awal lomba menyebabkan Petrucci terlempar dariposisiketiga. Kejadian inibermula saat start, Marquezyangmemacu motornya dari posisi keenam harus melebar di tikungan satu. Namun, ketika ingin kembali ke lintasan, pembalap Hondaitu melakukan manuver agresif terhadap Petrucciyangberada di posisiketiga dan membuatnya
melebar di tikungan kedua.

Tindakan Marquez membuat Petrucdmelorotkeposisike-10. Menurutnya, sudah sepantasnya Marquez diberikan hukuman karena insiden ini pemah terjadi di Argentina yang melibatkan Valentino Rossi dan AleixEspargaro.

Apalagi, MotoGP akan menerapkan sanksiyanglebih berat kepada pembalap yang , coba membuat masalah. Soal sanksiapayanglayak diterima Marquez, Petrucd enggan merind. “Sayatddaktahu,saya bukan Race Director. Namun, saya rasa Race Director harus melakukan sesuatu,” ujar Petrucci, dilansir Motorsports.

Sementaraitu,gagalmeraih poin di GP Italia akhir pekan lalu
tidakmembuat Marquez panik. Pembalap Honda itu tetap berpikir positifkarena masih berada dalam posisi terdepan dalamperebutangelarjuara dunia MotoGP musim ini.

Marquez yangterjatuh di lap keempat di Sirkuit Mugello sebenarnya mampu melanjutkan balapan. Namun, usahanya pada sisa putaran gagal dimaksimalkandenganbaik karena hanya mampufinis di posisike-16. Posisi tersebut membuatnyagagalmendulang poinuntukkeduakalipada musim ini.

Sebelumnya dia juga tidak mendapat poin karena berada di posisi ke-18 di Argentina. Meski begitu, Marquez tetap senang karenamasih berada dipuncak
klasemensementarapembalap dengan 95 poin. Pembalap berusia 25 tahun itu unggul 23 angka atas rivalnya dari Yamaha Valentino Rossi yang berhasil finis ketiga di Mugello.

Meskibegitu, TheBaby Alien, julukan Marquez, menyadari menjalanibalapanyangsulit. “Kamimengalamikesulitan sepanjangakhirpekan untuk membuat ban terasa nyaman. Tapi, sayatidakterlalukerepotan saatmenjalanibalapan. Bahkan, bagianbandepanbekerjaapik karena saya tidak memacunya. Kecepatan kami sama sekali tidakburuk. Walaupun motor mengalami sedikit kerusakan, saya baik-baik saja,” kata Marquez, dilansir Crash.

Juarabertahan MotoGP itu
j uga menilai persaingan dalam perebutan gelar juara dunia juga semakin sengit. Apalagi, Ducati sangat cepat di Mugello. Dia juga takmenyangkayangsukses menjadijuaraadalahrekan senegaranya, Jorge Lorenzo, bukannya Andrea Dovizioso yangdigadang-gadangsebagai pesaingterkuatnya.

“Kami tidakmengelolanya (ban) dengan benar. Tapi, yang palingpentingadalahkami masih unggul23poindi depan dan tahun lalu kami malah tertinggal37 angka. Salah satu halbaik adalah Lorenzo menang. Diamengambilpoin dari Dovizioso dan Rossi. Sepertinya semuapesaingkehilangan poin,” papar Marquez.

  • sazilimustofa
menu
menu