Sumber berita: KOMPAS. N0 90 THN-54 JUMAT 28 SEPTEMBER 2018

Sumber foto: Kompas.id

PPP Diminta Fokus Dekati Pemilih

PARTAI POLITIK

JAKARTA, KOMPAS - Presiden Joko Widodo menilai, Partai Persatuan Pembangunan sudah cukup baik dalam membentuk citra serta persepsi positif. Saat ini, partai itu harus lebih fokus menggarap calon pemilih dengan turun ke masyarakat

’’Kalau ditanya apa yang harus dilakukan, terutama untuk pileg (pemilu legislatif), menurut saya, yang penting serangan daratnya harus diperkuat,” kata Presiden di hadapan lebih dari 860 calon anggota legislatif (caleg) PPP yang hadir pada pembukaan Rapat Pimpinan Nasional III dan Santiaji Caleg PPP se-Indonesia di Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Serangan darat yang dimaksud Jokowi adalah pendekatan langsung kepada masyarakat. Semua caleg harus turun ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyampaikan program keija yang sudah dilaksanakan pemerintah.

Seusai pembukaan, Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyatakan akan melaksanakan arahan Jokowi. ’’Saat ini sudah tidak cukup berkampanye secara konvensional. Kampanye berupa rapat umum yang mengerahkan massa sebaiknya dihindari karena sudah tidak zamannya lagi,” ujarnya

Romahurmuziy mengatakan, saat memberikan arahan tertutup, Jokowi membagikan cara dan tips kampanye yang dilakukannya saat memenangi Pilkada Solo tahun 2005 dan 2010, Pilkada Jakarta 2012, serta Pemilihan Presiden 2014. ’’Ekonomi jadi topik kampanye yang penting. Semua materi terkait dengan kebutuhan rakyat secara langsung jadi perhatian utama,” katanya.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan, para caleg PPP dibekali dengan modul kampanye dari pintu ke pintu. ’’Nanti mereka akan membawa dua modul, satu untuk kampanye caleg dan satu untuk kampanye presiden. Isinya berupa tanya jawab seandainya mereka berhadapan dengan pemilih,” ucapnya Ia menambahkan, untuk membuat modul itu, PPP mengumpulkan data dari sejumlah pihak. (REK/NTA)

 

menu
menu