Sumber berita: KOMPAS, NO 021 THN 54, RABU 18 JULI 2018

Sumber foto: Detik.com

Prabowo: RI Butuh Koalisi Besar

Setelah kemarin bertemu Puan Maharani, hari ini Prabowo akan bertemu Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Prabowo, Indonesia membutuhkan koalisi politik yang besar untuk menampung berbagai perbedaan.

JAKARTA, KOMPAS - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDI-P (non-aktif) Puan Maharani, Selasa (17/7/2018), bukan komunikasi terakhir. Prabowo dan Puan akan kembali bertemu untuk membangun persahabatan meski posisi politik PDI-P dan Gerindra berbeda.

Prabowo dan Puan bertemu selama sekitar satu jam di suatu tempat di Jakarta Selatan. Informasi tentang pertemuan itu mulai beredar setelah pernyataan' Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa pagi.

Sekitar pukul 15.42, iring- iringan kendaraan dengan pelat RI 17, yang merupakan mobil dinas Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, mendekat dari arah Jalan Sriwijaya tepat di seberang rumah Prabowo di Jalan Ker- tanegara. Namun, iring-iringan itu tiba-tiba berputar dan menjauh dari rumah Prabowo.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 16.00, mobil BMW hitam meninggalkan kediaman Prabowo. Pertemuan antara Prabowo dan Puan pun digelar tertutup dan tempatnya dirahasiakan.

Seusai pertemuan dengan Puan yang adalah putri Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri—Prabowo, di kediamannya, mengatakan, "Suasana (pertemuan) demokratis, dewasa. Saya sangat gembira dengan pertemuan itu. Saya kira (kita) akan bertemu lagi dan kadang-kadang kita bertemu itu tidak usah pakai agenda serius. Beliau (Puan) bilang mau belajar naik kuda di Hambalang.”

Pertemuan antara Prabowo dan Puan sudah diwacanakan sejak April 2018. Saat itu, Puan menyampaikan keinginannya bertemu dengan Prabowo. "Prinsipnya kita ingin menjalin persahabatan, kekeluargaan, semua anak bangsa ingin yang terbaik Tetapi, di antara saudara kan juga harus saling menegur dan mengingatkan,” ujar Prabowo.

Lepas dari posisi politik Gerindra dan PDI-P yang kini ber- seberangan, Prabowo mengatakan, dirinya memang dekat dan bersahabat dengan keluarga Megawati. i’Persahabatan, ya, persahabatan. Kalau nanti kita umpamanya menempuh jalan politik yang lain, kan, tidak masalah, kita tetap sahabat.”

Selain bertemu Puan, Prabowo juga akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini. Terkait hal itu, ia mengatakan, dalam pemilu di negara yang majemuk seperti Indonesia dibutuhkan koalisi politik yang besar untuk menampung berbagai perbedaan.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan meyakini, pertemuan antara Prabowo dan Yudhoyono pada hari ini akan berlangsung positif.(APA/AGE/GAL/BOW/DVD/INA

 

menu
menu