Sumber berita: KOMPAS, NO 019 THN 54, SENIN 16 JULI 2018

Sumber foto: Fajar.co.id

Proses Perarakan Obor Dimulai dari India

ASIAN GAMES 2018

JAKARTA, KOMPAS - Perarakan obor untuk menyambut Asian Games 2018 sudah dimulai hari Minggu (15/7/2018) dengan pengambilan api abadi di Stadion Nasional Major Dhyan Chand, New Delhi, India, tempat terselenggaranya Asian Games pertama. Api akan dibawa ke Yogyakarta dan dipadukan dengan api abadi asal Mrapen, Jawa Tengah.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, dipilih untuk menjadi duta obor Asian Games Indonesia Bersama dengan 30 atlet nasional yang ditunjuk sebagai pembawa obor, Susy berlari membawa api semangat Asian Games mengelilingi beberapa lokasi di New Delhi. Obor selanjutnya dibawa ke Indonesia.

Menurut rencana, obor akan diarak melewati 50 kota di 18 provinsi di Indonesia, dengan menempuh jarak 18.000 kilometer. Obor akan tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karao, Se- nayan, Jakarta, saat pembukaan Asian Games, 18 Agustus 2018.

Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia 0nasgoc) Erick Thohir mengatakan, kirab obor merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. ’’Kami mengajak semua rakyat Indonesia bahu-memba- hu untuk menyukseskan Asian Games,” katanya

Progres pelatnas
Selain penyelenggaraan, persiapan kontingen yang akan bertanding pada Asian Games juga terus dilakukan. Dari cabang judo, atlet pelatnas yang menjalani uji tanding pada Kejuaraan Asia Judo Taiwan Terbuka 2018 meraih satu medali perunggu. Medali diraih Ni Kadek Army Pan- dini (25) dari ijpmor -57 kg. Disemifinal, Anny kalah dari Su- miya Doijsuren, judoka Mongolia, pemegang gelar juara dunia 2017 dan peraih perak Olimpiade Rio 2016.

Manajer judo, Amalsyah Tarmizi, menilai, capaian medali perunggu itu menjadi momentum baik untuk meraih prestasi di Asian Games nanti. ”Ini lompatan prestasi, sebelumnya kita belum pernah berprestasi di Asia terbuka,” kata Amalsyah.

Dari cabang bridge, Indonesia memastikan juara umum pada uji tanding di Windy City Regional Championship di kota Chicago, Amerika Serikat, Minggu. Total medali yang diraih tim ’’Merah Putih” meliputi 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Itu menjadi gelar juara umum ketiga yang diperoleh Indonesia setelah juara umum pada Festival Bridge Al- bena di Bulgaria, 19 Juni-1 Juli, serta di Music Citty Summer Sectional Tournament di AS, 6-8 Juli.

’’Secara teknis, para atlet kita mampu menguasai 70 persen ilmu yang disampaikan pelatih ing asal Polandia, Krzysztof artens. Sisa waktu 35 hari jelang Asian Games akan dimanfaatkan untuk mencapai 90-100 persen ilmu itu agar target dua emas tercapai,” kata Ekawahyu K; ih, Ketua Umum PB Cabsi.

Sementara itu, atlet pelatnas I Gusti Bagus Saputra yang menjalani uji tanding pada kejuaraan Internasional BMX Banyuwangi mampu menjadi yang tercepat dalam putaran kedua, kemarin. Bagus yang berlomba pada kategori elite putra mengungguli Muhammad Khabibur Rohman dari tim GGMM Yesmart Swa- layap Thrill BMX ISSI Kendal serta pebalab asal Australia, Kyle Green. Hasil buruk diraih pe- balap pelatnas Toni Syarifudin yang finis keempat dan Rio Akbar (ketujuh).

Pelatih kepala tim nasional BMX, Dadang Haries Purnomo, mengatakan, catatan waktu pe- balap pelatnas masih perlu diperbaiki agar bisa tembus 33 detik ’’Kalau bisa 33 detik, dipastikan emas di tangan,” ujarnya.

Dari ajang Piala Dunia Akurasi Paralayang dan Piala Asia Akurasi Paralayang Seri 3 di Gunung Banyak, Batu, Jawa Timur, atlet putra nasional Johny Effendy harus puas menempati posisi ketiga di bawah dua atlet Thailand, Ta- napat Luangiam dan Jirasak Wi- teetham. Juara kategori beregu putra juga diraih atlet Thailand.

Untuk kategori putri, juara diraih Nunnapat Phuchong dari Thailand. Posisi kedua dan ketiga diraih atlet nasional Milawati Sirin dan Gita Rezky Y Guntur.

Pelatih asing
Dari cabang gulat, 12 pegulat putra pelatnas tengah menjalani pemusatan latihan di Bulgaria hingga Rabu (18/7) mendatang. Setelah kembali ke Tanah Air, mereka juga akan dibimbing pelatih asal Bulgaria, Ivanov Stefan Gancher. Sementara enam pegulat putri tengah menjalani pelatnas di Lumajang, Jawa Timur.(DNA/KEL/DHI/GER/WEK/NIO

 

menu
menu