Sumber berita: KOMPAS. N0 45 THN-54 SABTU 11 AGUSTUS 2018

Sumber foto: Detik.com

RI-AS Latihan Bersama

Sejumlah kapal perang dan alat utama sistem persenjataan digelar dalam latihan rutin bersama TNI AL dengan AL AS dan Korps Marinir AS, CARAT 2018.

 

JAKARTA, KOMPAS - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut bersama Angkatan Laut Amerika Serikat dan Korps Marinir AS kembali menggelar latihan rutin bersama Latihan ini bernama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2018.

Hadir Kepala Staf Komando Armada I Laksamana Pertama Heru Kusmanto dan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph Donovan dalam acara pembukaan di Markas Latihan Koarmada I, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Tujuan latihan ini untuk meningkatkan profesionalisme prajurit angkatan laut kedua negara dan bagian dari implementasi keija sama kedua negara ’’Latihan bersama angkatan laut kedua negara memperkuat hubungan diplomatik dan strategis kedua negara,” kata Donovan.

Ia mengatakan, hal ini bagian dari keija sama strategis kedua negara menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan Asia Pasifik. ”AS tentu bangga bisa bekerja sama dengan TNI AL yang merupakan kekuatan armada maritim Indonesia,’’ tambahnya

Heru mengatakan, latihan ini diharapkan semakin mempererat hubungan keija sama TNI AL dengan Angkatan Laut dan Korps Marinir AS. ’’Selain latihan, juga akan ada diskusi-diskusi di mana para personel angkatan laut kedua negara bertukar pengalaman dan saling memberi dukungan,” kata Heru

Heru menambahkan, latihan yang berlangsung lebih dari satu minggu ini akan digelar di be
berapa tempat. Latihan lapangan diadakan di Jakarta, sementara untuk laut akan dilaksanakan di Laut Jawa dan Bali.

Kurikulum latihan antara lain pertempuran permukaan laut, persenjataan, patroli laut, dan latihan penanganan bencana alam. Untuk seminar, beberapa tema akan dibahas, seperti Maritime Domain Awareness, simposium kesehatan, dan kepemimpinan perempuan.

Saling berkomunikasi
Berbagai macam jenis latihan dan diskusi ini bertujuan agar kedua pihak bisa saling berkomunikasi tentang praktik-praktik terbaik dalam taktik angkatan laut. Selain itu, diharapkan ada pertukaran informasi, ide, dan tentu berakhir pada hubungan yang lebih erat di antara sesama personel angkatan laut.

Dari Angkatan Laut AS, penanggung jawab kegiatan ini adalah Laksamana Pertama Murray Joe ”JT” Tynch III, Komandan Logistik Pasifik Barat, Gugus Tugas 73, yang berbasis di Singapura.

Militer kedua negara akan mengerahkan alat utama sistem persenjataan seperti USS Rushmore, USNS Salvor, serta helikopter BO 105 Cassa dan P8. Selain itu, ada KRI Iskandar Muda-367 dan KRI Banda Aceh-593. Dari sisi personel, terdapat 730 personel TNI Angkatan Laut dan 715 personel Angkatan Laut AS, H9 orang di antaranya anggota Korps Marinir AS yang ikut dalam pelatihan gabungan. (EDN)

 

menu
menu