Sumber berita: KORAN SINDO, NO 4655 THN 32, KAMIS 7 JUNI 2018

Sumber foto: KORAN SINDO, NO 4655 THN 32, KAMIS 7 JUNI 2018

RI Optimistis Jadi Anggota TidakTetapDKPBB

JAKARTA - Pemerintah Indonesia sudah siap untuk pencalonan RI dalam pemilihan anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2019-2020. Voting dilakukan mulai besok.

Saat menghadiri Resepsi Diplomatik Pencalonan Indonesia jelang pemilihan anggota DK PBB di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, kemarin, Menteri Luar Negeri (Men- lu) Retno LP Marsudi meyakinkan para duta besar dan diplomat negara sahabat mengenai komitmen negara ini sebagai mitra sejati perdamaian dunia dalamberkontribusiuntukper- damaian dan kestabilan dunia.

“Sebagai kandidat anggota tidak tetap DK PBB, Indonesia akan menyuarakan harapan dan pandangan negara-negara jika terpilih sebagai anggota non- permanen DKPBB, dan menjadi ‘bridge-builder’ dalam mewujudkan kesamaan cita-cita perdamaian dan kesejahteraan dunia,” ucap Menlu.

Menlu juga menyampaikan Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap DK PBB karena memiliki rekam jejak yang baik. Catatan Indonesia untukperdamaian, kemanusiaan, dan kesejahteraan global dapat dilihat dari berbagai kontribusi yang dibangun dalam beberapa dekade.

Pada acara di Markas Besar PBBitu,paradutabesardandele-
gasi PBB menggunakan selendang batik untuk acara Resepsi Diplomatik Pencalonan Indonesia pada DKPBB. Untuk memenangi kursi DK PBB, Indonesia bersaing dengan Maladewa

Indonesia telah ikut serta dalam misi-misi kemanusiaan guna menyediakan bantuan dan mendirikan sekolah-sekolah di daerah- daerah konflik.

MASSOUMEH EBTEKAR

Wakil Presiden Iran untuk Urusan Perempuan dan Keluarga

Kampanye Indonesia untuk DK PBB telah dimulai sejak 2016 di New York dan selalu mengusungprioritas Indonesia untuk menciptakan ekosistem perdamaian dan stabilitas global, memastikan sinergi antara melanggengkan perdamaian .dan agenda pembangunan berkelanjutan, dan memerangi terorisme, radikalisme, dan eks tremisme.Beberapa waktu lalu Wakil Presiden Iran untuk Urusan Perempuan dan Keluarga Mas- soumeh Ebtekar menyatakan, pemerintahnya mendukung pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020.

“Indonesia telah ikut serta dalam misi-misi kemanusiaan gunamenyediakanbantuan dan mendirikan sekolah-sekolah di daerah-daerah konflik. Kami siap bekerja sama dengan Indonesia,” kata Wapres Ebtekar.

Menurut Ebtekar, Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan mendoronglslammoderat. “Menurut saya, penting bagi Indonesia untuk berperan lebih menonjol lagi dalam badan-badan organisasi PBB. Saya yakin pemerintah saya akan mendukung Indonesia,” imbuhnya.

Sejauh ini sudah lebih dari 120 negara yang menyatakan dukungannya bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota ti- daktetapDKPBBperiode2019- 2020.

Agar terpilih kembali, Indonesia harus mendapatkan dukungan dari 129 negara sebagai ambang batas pemilihan anggota tidak tetap DK PBB yang akan berlangsung pada Juni 2018. Sebelumnya Indonesia sudah tigakalimenjabatsebagai anggota tidak tetap DK PBB, yaitu pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.

  • hanna/ant
menu
menu