Sumber berita: KOMPAS. N0 83 THN-54 JUMAT 21 SEPTEMBER 2018

Sumber foto: Kompas.id

Sukarelawan Jadi Tumpuan

Pada kampanye Pemilu 2019 yang dimulai Minggu depan, kedua kubu bakal capres-eawapres menjadikan sukarelawan sebagai tumpuan.

 

JAKARTA, KOMPAS - Menyambut masa kampanye yang dimulai Minggu (23/9/2018), peserta Pemilihan Umum 2019 makin intens menyusun strategi pemenangan pemilu. Partai politik dan tim pemenangan pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden mulai memetakan basis suara elektoral dan kelompok pemilih yang disasar. Ratusan sukarelawan dan juru kampanye pun dikerahkan di wilayah yang menjadi target prioritas.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Lodewijk Freidrich Paulus, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kamis (20/9), mengatakan, pihaknya tengah mengevaluasi peta kekuatan Jokowi pada Pemilihan Presiden 2014 ketimbang situasi terbaru.

Seperti Pilpres 2014, tim kampanye Jokowi akan mengerahkan dan mengaktifkan kegiatan kelompok sukarelawan secara masif di daerah-daerah, begitu masa kampanye dimulai, pekan depan. Para sukarelawan akan diperba-- nyak di daerah-daerah yang bukan basis suara Jokowi.

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Maman Imanulhaq, mengatakan, sejauh ini tim kampanye mencatat ada 420 kelompok sukarelawan di seluruh Indonesia yang menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf.

Selain kelompok sukarelawan pada Pilpres 2014 yang kembali dihidupkan dan sejumlah kelompok sukarelawan yang baru di- bentuk, ujar Maman, ada pula kelompok sukarelawan pendukung Prabowo yang kini berpindah dan mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Lokomotif pemenangan
Pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno juga merampungkan tim pemenangannya. Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soepamo mengatakan, waktu untuk meminimalisasi tim pemenangan cukup panjang karena pihaknya ingin memastikan semua pendukung Prabowo-Sandiaga mendapat peran dan fungsi.

Untuk menyambut masa kampanye, Prabowo-Sandiaga menitikberatkan pada peran juru kampanye nasional. Juru kampanye nasional, tambah Eddy, mendapat porsi paling banyak dari seluruh struktur tim pemenangan yang berjumlah 800 orang. ’’Kami ingin maksimalkan tokoh-tokoh di setiap partai untuk berkeliling sebagai juru kampanye nasional, menyampaikan apa yang jadi visi-misi dan program,” katanya

Setelah melalui pertimbangan matang, Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Siman- juntak memutuskan bergabung di tim sukses Prabowo-Sandiaga. Ia akan menduduki posisi Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi.

Saat deklarasi Artis Roemah Djoeang, bakal cawapres Sandiaga menyatakan, waktu kampanye sekitar tujuh bulan yang segera dimulai merupakan waktu singkat. Untuk itu, para Artis Roemah Djoeang dan sukarelawan pendukung bakal capres Prabowo dinilai Sandiaga sebagai lokomotif bagi pemenangan Pemilu 2019. Panglima Roemah Djoeang Pius Lustrilanang mengatakan, pendukung Prabowo-Sandiaga sebanyak 21.000 sukarelawan.

Sementara itu, partai peserta pemilu legislatif juga mulai menyusun strategi dan memetakan target pemilih prioritas yang ingin disasar saat kampanye Pemilu 2019. Salah satunya memikat pemilih mula dan muda yang mencapai sekitar 40 persen dari total jumlah pemilih sekitar 186 juta orang. (AGE/APA/ZAK/E05)

 

menu
menu